Tuhan menciptakan manusia berserta pikirannya
Tidak ada yang mudah dalam menjalani kehidupan
Semuanya harus dipikirkan agar tidak salah dalam melangkah
Itulah kenapa kita diharuskan belajar dalam segala hal
Kesendirian dalam hidup membuat tatapan menjadi tak berwarna
Langkah kaki tak terarah, pandangan tertutup oleh kabut hitam yang sangat tebal
Seolah-olah sang langkah tak ingin berjalan
Beratnya kaki terbelenggu oleh pasung kepasrahan
Ketakutan itu tak bisa menghalangi do'aku kepada sang pencipta
Dalam keheningan ku lantunkan beribu permintaan
Tuhan mendengar seruanku, Tuhan memberikan kilauan, kilauan permata surga-Nya
Kilauan yang menjadi penuntun hati serta raga dalam menembus awan yang menutupi sang jiwa
Mangajarkan aku dalam menjalani kehidupan
Mengajarkan aku dalam menggapai segala impian
Mengajarkan aku bagaimana mencintai kehidupan beserta ciptaaa-Nya
Menjadikan aku manusia yang mempunyai senyum dalam kalut
Kilauan itu seperti pasir dalam genggaman, semakin erat semakin pasir itu terlepas
Itulah cara Tuhan menjadikan manusia sebagai makhluk yang harus bisa berubah
Semakin lama semakin pasir itu terhempas dan terbawa angin entah kemana
Dan itulah cara Tuhanku
Namun ku tau sesuatu yang terlepas bukan berarti akan hilang selamanya
Matahari menghilang diwaktu malam, bulan tak selamanya memancarkan cahaya
Begitu juga dengan kilauan permata surga ku yang akan muncul kembali di sang jiwa
Menuntun sang langkah menembus batas kegelapan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar